Polsek Singkawang Selatan dan Manggala Agni Terus Berjibaku Padamkan Karhutla di Pangmilang

7

SINGKAWANG, Polda Kalbar –Polres Singkawang, Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polsek Singkawang Selatan bersama Manggala Agni Kota Singkawang. Pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, personel kembali melakukan pengecekan, pemadaman, dan pendinginan di lahan gambut yang terbakar di Jalan Kaliasin Dalam (Kong Mui), RT 007/RW 002, Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang.

Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±5 hektare. Kondisi lahan berupa tanah gambut yang ditumbuhi ilalang, pakis, kayu-kayu kecil, serta semak belukar yang telah mengering. Kondisi cuaca yang panas dan musim kemarau turut meningkatkan risiko penyebaran api pada vegetasi kering, sementara penyebab pasti munculnya api hingga saat ini masih dalam penyelidikan.

Sebanyak 17 personel dilibatkan dalam penanganan tersebut, terdiri dari 10 personel Polsek Singkawang Selatan dan 7 personel Manggala Agni Kota Singkawang. Petugas menggunakan dua unit mesin pompa air, masing-masing milik Polsek Singkawang Selatan dan Manggala Agni, dengan sumber air berupa kanal atau parit yang berada sekitar 50 hingga 100 meter dari lokasi kebakaran.

Petugas tidak hanya berfokus pada pemadaman api yang terlihat di permukaan, tetapi juga melakukan pendinginan secara menyeluruh. Hal ini dilakukan karena lahan gambut memiliki potensi menyimpan bara di bawah permukaan yang sewaktu-waktu dapat kembali menyala apabila tidak ditangani secara maksimal.

Dalam kegiatan tersebut, api untuk sementara berhasil dipadamkan, namun petugas masih menemukan beberapa titik api kecil dan kepulan asap di sejumlah bagian lahan. Dari hasil penanganan, sekitar ±1 hektare lahan berhasil dipadamkan, sementara penyisiran dan pendinginan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Kapolsek Singkawang Selatan bersama personel dan Manggala Agni memastikan penanganan akan terus dilanjutkan hingga seluruh titik panas benar-benar aman. Upaya ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari dampak Karhutla, khususnya asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas warga.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author