Hari ke 21,Petugas Gabungan tak kenal lelah Pastikan Karhutla di Sungai Rasau Benar-Benar Padam.

6

Singkawang,Polda Kalbar, Polres Singkawang.
Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau, Upaya Bersama Cegah Api Kembali Meluas
Memasuki hari ke-21 penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), petugas gabungan masih terus melakukan pemadaman dan pendinginan di kawasan Jalan Senen, RT 005/RW 003, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang.Kamis(10/9/2026).
Luas lahan yang terdampak diperkirakan masih sekitar ±36,5 hektare dan hingga saat ini tidak mengalami penambahan. Kondisi lahan yang sebagian besar merupakan gambut, ditambah vegetasi berupa sawit, karet, nenas, rambutan, ilalang, pakis, serta semak belukar yang mengering, membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan penanganan secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas gabungan dari Polres Singkawang, Polsek Singkawang Utara, Koramil 1202-03/Singkawang, MPA Kelurahan Sungai Rasau, MPA Kelurahan Setapuk Kecil, serta pihak Kecamatan Singkawang Utara terus bahu-membahu melakukan penyisiran, pemadaman, dan pendinginan. Meskipun api utama untuk sementara telah berhasil dipadamkan, masih ditemukan sejumlah titik api kecil dan kepulan asap di beberapa bagian lahan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena api pada lahan gambut dapat kembali muncul apabila pendinginan tidak dilakukan secara menyeluruh.

Kendala yang dihadapi petugas antara lain minimnya sumber air dan jaraknya yang cukup jauh dari lokasi kebakaran, yaitu sekitar 250 hingga 500 meter. Sebagai langkah untuk membantu mempercepat penanganan, Pemerintah Kota Singkawang turut mendukung dengan mengerahkan alat berat excavator untuk membuat penampungan sumber air di dalam parit. Penampungan berukuran sekitar 5 × 6 meter dengan kedalaman ±2,5 meter tersebut diharapkan dapat membantu menyediakan sumber air yang lebih dekat sehingga petugas dapat melakukan pemadaman dan pendinginan dengan lebih efektif.

Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih belum dapat diketahui. Kondisi cuaca yang panas dan musim kemarau diduga turut meningkatkan potensi penyebaran api pada vegetasi yang kering. Oleh karena itu, selain berupaya memadamkan api, petugas juga terus melakukan pemantauan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara atau titik panas yang berpotensi kembali menjadi api. Masyarakat yang berada di sekitar lokasi juga diharapkan turut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya asap atau tanda-tanda kebakaran.

Penanganan karhutla ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan kerja bersama dalam menjaga lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak kebakaran. Petugas gabungan akan terus melaksanakan pendinginan, pemadaman, dan pemantauan hingga seluruh titik api benar-benar padam dan lokasi dinyatakan aman. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, MPA, serta masyarakat sangat dibutuhkan agar kebakaran tidak kembali meluas dan kondisi lingkungan di sekitar Kelurahan Sungai Rasau dapat segera kembali aman dan kondusif.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author