
SINGKAWANG, Polda Kalbar – Polres Singkawang – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Arteri Bandara Singkawang, RT 007/RW 002, Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, terus dilakukan secara intensif. Pada Kamis (10/9/2026) Personel gabungan kembali melakukan pengecekan, pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali meluas.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±5 hektare dan merupakan lahan gambut yang ditumbuhi ilalang, pakis, kayu kecil serta semak belukar dalam kondisi kering. Berdasarkan pemantauan di lapangan, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih belum diketahui. Kondisi cuaca panas dan musim kemarau diduga turut meningkatkan risiko penyebaran api pada vegetasi kering di kawasan tersebut.
Tim gabungan yang terlibat terdiri dari 10 personel Polsek Singkawang Selatan, 7 personel Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Pangmilang serta 10 personel Kodim 1202/Singkawang. Dengan dukungan tiga unit mesin pompa air milik Polsek Singkawang Selatan, MPA Pangmilang dan Kodim 1202/Singkawang, petugas bersama-sama melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.
Kapolsek Singkawang Selatan bersama personel di lapangan terus mengingatkan pentingnya pendinginan secara menyeluruh, mengingat karakteristik lahan gambut yang memiliki potensi menyimpan panas di bawah permukaan. Meski api untuk sementara berhasil dipadamkan, petugas masih menemukan beberapa titik api kecil dan kepulan asap sehingga penyisiran serta pemantauan terus dilakukan untuk mencegah terjadinya penyalaan kembali.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar ±1 hektare lahan telah berhasil dipadamkan. Tim gabungan juga terus memanfaatkan sumber air dari kanal atau parit yang berada sekitar 50 hingga 100 meter dari lokasi kebakaran. Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kondisi medan dan keselamatan personel yang berada di lokasi.
Polres Singkawang bersama instansi terkait memastikan penanganan Karhutla di Pangmilang akan terus dilanjutkan hingga seluruh titik api benar-benar padam dan kondisi dinyatakan aman. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen bersama untuk melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampak Karhutla, sekaligus mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lahan dan mencegah terjadinya kebakaran kembali.
Penulis Humas Polres Singkawang
