Tak Kenal Lelah, Polsek Singkawang Timur Bersama Warga Terus Padamkan Karhutla di Mayasopa

6

SINGKAWANG, Polda Kalbar – Polres Singkawang, Kepedulian terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polres Singkawang dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Minggu (30/8/2026), personel Polsek Singkawang Timur bersama warga sekitar kembali turun langsung melakukan pengecekan, pemadaman, dan pendinginan di lahan yang terbakar di kawasan Senggang RT 011/RW 005, Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang.

Pengecekan yang dipimpin Kapolsek Singkawang Timur AKP Rusmail tersebut dilakukan menyusul kebakaran yang pertama kali diketahui sejak 23 Agustus 2026. Berdasarkan hasil pengecekan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Kondisi lahan berupa tanah gambut dengan vegetasi rumput ilalang, pakis, kayu kecil, dan semak belukar, sehingga api maupun bara di dalam tanah berpotensi kembali muncul dan meluas.

Setibanya di lokasi, petugas masih menemukan sejumlah titik yang mengeluarkan asap. Lahan yang terbakar merupakan satu hamparan yang dipisahkan oleh kanal-kanal pembatas. Dengan kondisi tersebut, personel Polsek Singkawang Timur bersama warga sekitar berjibaku melakukan pemadaman secara manual serta menggunakan mesin Robin dan mesin pompa pemadam.

Kapolsek Singkawang Timur bersama personel juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali membesar. Sumber air berupa kanal atau parit di sekitar lokasi dimanfaatkan dalam proses pemadaman dan pendinginan. Petugas turut berkoordinasi dengan Manggala Agni dan Koramil 1202-04/Singkawang Timur guna memperkuat upaya penanggulangan serta mencegah meluasnya Karhutla.

Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB, api di lokasi berhasil dipadamkan, meskipun masih terdapat kepulan asap akibat karakteristik tanah gambut yang memungkinkan bara tetap berada di dalam lapisan tanah. Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih belum diketahui. Kondisi cuaca yang panas dan kering serta minimnya curah hujan diduga menjadi salah satu faktor yang dapat memperbesar potensi terjadinya kebakaran, namun hal tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Tidak hanya berupaya memadamkan api, jajaran Polsek Singkawang Timur juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Upaya pemantauan dan pendinginan akan terus dilakukan guna mencegah munculnya kembali titik api. Semangat gotong royong antara Polri, instansi terkait, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam melindungi lingkungan serta mencegah Karhutla semakin meluas.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author