
SINGKAWANG, Polda Kalbar – Upaya menjaga lingkungan dan memastikan situasi tetap aman pasca kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Polres Singkawang bersama unsur terkait. Pada Selasa (15/9/2026) siang, personel melaksanakan patroli dan pemantauan pasca hujan di kawasan Jalan Senen, RT 005/RW 003, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, yang sebelumnya menjadi salah satu lokasi terdampak Karhutla.
Patroli dilakukan untuk memastikan kondisi lahan tetap terkendali sekaligus mengantisipasi munculnya kembali titik api. Berdasarkan hasil pemantauan bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Sungai Rasau dan MPA Kelurahan Setapuk Kecil, luas lahan yang terdampak masih sekitar 36,5 hektare dan tidak mengalami penambahan. Kawasan tersebut merupakan lahan gambut yang terdapat perkebunan sawit, karet, nanas dan rambutan serta vegetasi berupa rumput dan semak belukar yang telah mengering.
Memasuki hari ke-26 penanganan, setelah sebelumnya dilakukan upaya pemadaman secara intensif selama 25 hari, Setelah diguyur hujan Alhamdulillah api sudah mulai padam, Namun, tim masih menemukan beberapa kepulan asap kecil yang diduga berasal dari bara di dalam lapisan gambut. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama sehingga patroli, penyisiran dan pemantauan terus dilakukan secara intensif untuk mencegah bara kembali memicu munculnya titik api.
Kegiatan di lapangan juga diisi dengan upaya memperkuat ketersediaan sumber air untuk penanganan Karhutla. Pemerintah Kota Singkawang melalui penggunaan alat berat excavator melaksanakan normalisasi parit di sepanjang Jalan Senen sekaligus membuat penampungan air di dalam parit berukuran sekitar 5 x 6 meter dengan kedalaman 3 meter. Langkah ini diharapkan dapat membantu menyediakan sumber air yang lebih mudah dijangkau ketika diperlukan untuk pemadaman maupun pendinginan lahan.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Singkawang Utara, Koramil 1202-03/Singkawang, MPA Kelurahan Sungai Rasau, MPA Kelurahan Setapuk Kecil, MPA Kelurahan Sungai Bulan serta staf Kecamatan Singkawang Utara. Sinergi lintas unsur ini menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan rawan Karhutla, terutama pada lahan gambut yang memiliki potensi menyimpan bara di bawah permukaan meskipun kondisi di atas tanah terlihat telah padam.
Polres Singkawang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya di kawasan lahan gambut dan area yang memiliki vegetasi kering. Kehadiran personel bersama masyarakat di lapangan akan terus diperkuat sebagai bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan, demi menjaga Singkawang tetap aman, nyaman dan bebas asap.
Penulis Humas Polres Singkawang
