
SINGKAWANG, Polda Kalbar – Polres Singkawang – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Senen, RT 005/RW 003, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, terus dilakukan secara intensif. Pada Rabu (9/9/2026) sejak pukul 09.00 WIB, personel gabungan kembali melaksanakan pemadaman, pendinginan, penyisiran serta pemantauan di lokasi untuk memastikan api tidak kembali membesar dan meluas.
Memasuki hari ke-20 penanganan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 36,5 hektare. Area tersebut merupakan lahan gambut yang di dalamnya terdapat kebun sawit, karet, nenas dan rambutan, serta ditumbuhi ilalang dan semak belukar yang mengering. Kondisi lahan gambut dan minimnya sumber air menjadi salah satu tantangan bagi petugas dalam melakukan pemadaman dan pendinginan.
Dalam penanganan di lapangan, Polres Singkawang bersama Polsek Singkawang Utara, BKO Brimob Polda Kalbar, Koramil 1202-03/Singkawang, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta unsur Kecamatan Singkawang Utara terus bersinergi. Puluhan personel diterjunkan secara bergantian untuk menyisir area, memadamkan titik api serta melakukan pendinginan pada bagian lahan yang masih mengeluarkan asap.
Petugas menggunakan sejumlah mesin pompa air untuk mendukung proses pemadaman. Namun, sumber air di sekitar lokasi relatif terbatas dengan jarak sekitar 250 hingga 500 meter dari titik Karhutla. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat petugas dan masyarakat yang terlibat untuk terus bekerja bersama hingga api benar-benar padam.
Kapolres Singkawang melalui Kapolsek Singkawang Utara AKP Sobitun bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Bulan Aiptu Deni Susanto juga melakukan pengecekan terhadap lokasi pembuatan sumur bor di lahan milik warga di Jalan Pembangunan, Kelurahan Sungai Bulan. Dari hasil pengecekan, pada lokasi sumur bor tersebut ditemukan sumber mata air dalam skala besar dengan kedalaman sekitar 11 meter yang diharapkan dapat mendukung ketersediaan air untuk penanganan Karhutla maupun kebutuhan masyarakat.
Hingga saat ini, api secara umum berhasil dipadamkan, namun petugas masih menemukan beberapa titik api kecil dan kepulan asap di sejumlah bagian lahan. Tim gabungan akan terus melakukan pendinginan, penyisiran dan pemantauan secara intensif sebagai langkah antisipasi agar api tidak kembali muncul. Polres Singkawang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi Karhutla demi mewujudkan Singkawang yang aman dan bebas asap.
Penulis Humas Polres Singkawang
