Sinergi Lintas Instansi Perkuat Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla di Kota Singkawang

8

SINGKAWANG, Polda Kalbar – Polres Singkawang, Upaya mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Singkawang terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi. Hal tersebut ditunjukkan dengan digelarnya apel gabungan kesiapan penanganan Karhutla di halaman Kantor Camat Singkawang Selatan, Jalan Raya Sedau, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Sabtu (22/8/2026) pukul 13.00 WIB.

Apel tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin, S.E., M.H., Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan, S.I.K., Dandim 1202/Skw Letkol Arh. Muhammad Ivan Juniar, S.I.P., Wakapolres Singkawang Kompol Eko Andi Sutejo, S.H., M.M., serta Camat Singkawang Selatan Indra Wicaksono, S.H. Kehadiran para pimpinan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menghadapi potensi Karhutla yang dapat berdampak langsung terhadap masyarakat.

Kegiatan juga melibatkan personel Babinsa Kodim 1202/Skw, SAR Karhutla Batalyon B Pelopor Brimob Polda Kalbar, personel Polres Singkawang, Manggala Agni Daops Singkawang, BPBD Kota Singkawang, serta Masyarakat Peduli Api Kecamatan Singkawang Selatan. Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi kekuatan penting dalam melakukan pemantauan, pencegahan hingga penanganan apabila terjadi kebakaran di lapangan.

Dalam arahannya, Dandim 1202/Skw Letkol Arh. Muhammad Ivan Juniar menyampaikan bahwa perkembangan Karhutla di Kota Singkawang harus terus dipantau secara intensif dan berkelanjutan. Berdasarkan perkembangan situasi, terdeteksi empat titik api di Kecamatan Singkawang Selatan dan lima titik api di Kecamatan Singkawang Utara. Untuk itu, seluruh unsur terkait diminta meningkatkan kewaspadaan, kesiapsiagaan dan monitoring guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

Dandim juga mengingatkan bahwa Karhutla dalam skala luas dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu jarak pandang, aktivitas masyarakat, transportasi darat maupun udara serta kualitas udara. Kondisi tersebut tidak hanya menjadi persoalan di wilayah terdampak, tetapi berpotensi meluas hingga ke wilayah lain. Karena itu, langkah pencegahan sejak dini dinilai sangat penting agar kebakaran tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Sementara itu, seluruh unsur yang terlibat diharapkan tetap stand by serta memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam menghadapi perkembangan situasi Karhutla. Di tengah menunggu penetapan dan arahan Pemerintah Pusat terkait status kesiapsiagaan, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga Kota Singkawang tetap aman dari ancaman Karhutla. Semangat gotong royong dan kepedulian bersama diharapkan mampu mencegah api meluas sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author