BHABINKAMTIBMAS POLSEK SINGKAWANG BARAT HADIRI KEGIATAN SOSIALISASI PROGRAM DASHAT ( DAPUR SEHAT ATASI STUNTING )

204

Singkawang, Kalbar. – Bhabinkamtibmas Polsek Singkawang Barat yang bertugas di kelurahan kuala, Aipda Anton menghadiri Kegiatan Monitoring Sosialisasi Program Dashat ( Dapur Sehat Atasi Stunting ) di Kampung KB Kel. Kuala, Kec. Singkawang Barat oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, bertempat di Aula Kantor Kel. Kuala, yang beralamat di Jln. Yos Sudarso, Gg. Mathan Sibu, Rt 08 / Rw 02, Kel. Kuala, Kec. Singkawang Barat Kota Singkawang, Jum’at (16/12/2022).

Susunan acaranya di awali dengan Pembukaan, Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Pembacaan Do’a, Kata Sambutan Lurah Kuala, Kata Sambutan Kadis Kesehatan, Penyerahan papan nama Dasar kepada Ketua Kelompok Kampung KB, Kata Sambutan Camat Singkawang Barat, Penyampaian Materi oleh Narasumber, Tanya Jawab dan Penutup

Dalam sambutannya Lurah Kuala Muaz, S.Sos menyampaikan, “Terima kasih kepada para undangan Suatu kegiatan pemberdayaan kelompok masyarakat di kel. Kuala yakni mengatasi Stunting, dimana dari Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang, akan memberikan sedikit pengetahuan mengenai mengatasi masalah stunting, dengan melalui program DAHSAT ( Dapur Sehat Atasi Stunting ), Ucapnya

Sementara Itu dr. Alexander Sp.Pd Selaku Kadis Kesehatan dan KB Kota Singkawang
dalam sambutannya menyampaikan, “‘Program pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kel. Kuala dalam rangka percepatan penurunan Stunting, Stunting ini adalah merupakan gangguan pertumbuhan pada usia balita, yakni berupa gangguan fisik dan mental, yang mana dalam hal ini akan menjadi beban bagi keluarga,

“Penyakit stunting ini masih dalam penelitian apakah bisa di obati atau tidak, yang mana stunting merupakan gangguan kognitif, Dalam mengatasi stunting ini, bahwa yang berperan aktif dalam mengatasinya adalah orang tuanya sendiri, Adapun penyebab terjadinya stunting ini yakni kurangnya zat besi pada anak dan ibu yang sedang hamil, kurangnya pemberian ASI pada balita serta kurangnya melakukan imunisasi pada anak- anak, Ungkapnya

Sementara itu Camat Singkawang Barat
Lukas Suharyadi, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan, “Bahwa di Singkawang akhir- akhir ini banyaknya laporan kasus tentang stunting yang di alami oleh Balita, Penyebab terjadinya stunting pada Balita yakni kurangnya kesadaran kita terhadap pertumbuhan anak, serta pola asuh yang salah

Agar unsur dari Pemerintahan Kuala serta kelompok masyarakat yang ada agar berperan aktif dalam mendata serta melaporkan kepada Dinas terkait, sehubungan dengan balita yang diduga menderita Stunting, Ungkapnya

Dalam kegiatan tersebut disampaikan materi oleh tentang, Dashat ( Dapur Sehat Atasi Stunting ), yakni pemberdayaan kepada ibu-ibu bagaimana bisa menyiapkan gizi seimbang bagi keluarga, Stunting ini adalah gagal tumbuh dan kembang bagi balita akibat dari kekurangan gizi dan lingkungan yang tidak sehat, Membuat makanan sehat yakni dengan menggunakan bahan-bahan pangan yang ada di sekitar kita, Isi Piringku terdiri dari 50 % sayur dan buah dan 50 % lagi karbohidrat dan protein, Isi piringku merupakan perubahan dari Program lama yaitu 4 sehat 5 sempurna, dikarenakan slogan tersebut kurang tepat dalam memenuhi kebutuhan gizi seimbang, dan Meminum air putih yang cukup yakni sebanyak 2 liter / hari, atau 8 gelas setiap harinya

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Primastuti MM Selaku BKKBN Provinsi Kalbar dan Ir. Joni Purba, M.Kes Selaku Dosen Poltekkes Pontianak, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kader PKK Kel. Kuala, dan Warga Masyarakat.

Penulis : Ramon
IG @humas_polres_singkawang
IG @sihumas_polres_singkawang
FB Sihumas Polres Singkawang
TW@SihumasPolresSingkawang
YTSihumasPolresSingkawang
humaspolressingkawang.wordpress.com
Polressingkawang.com

About The Author