Bersatu dalam Doa, Singkawang Bergerak Bersama Hadapi Kabut Asap dan Karhutla

7

SINGKAWANG, Polda Kalbar – Polres Singkawang, Di tengah keprihatinan akibat kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih melanda Kota Singkawang, semangat kebersamaan lintas agama kembali menguat. Pemerintah Kota Singkawang menggelar Doa Lintas Agama Tahun 2026 dengan tema “Bersatu dalam Doa, Bergerak untuk Bumi Singkawang Bebas Asap dan Karhutla”, Jumat (28/8/2026) malam, bertempat di Basement Kantor Wali Kota Singkawang, Jalan Firdaus H. Rais, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, S.E., M.H., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai elemen masyarakat. Kapolres Singkawang diwakili Wakapolres Singkawang Kompol Eko Andi Sutejo, S.H., M.M., turut hadir bersama para Kapolsek jajaran, tokoh agama, tokoh adat dan budaya, organisasi kemasyarakatan, unsur pemerintah daerah, para camat, perwakilan rumah sakit serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyampaikan keprihatinan atas kondisi kabut asap yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut bahkan menyebabkan kegiatan belajar di sekolah diliburkan serta terganggunya aktivitas penerbangan di bandara. Menurutnya, situasi tersebut menjadi perhatian bersama sehingga diperlukan ikhtiar dan doa dari seluruh elemen masyarakat agar hujan segera turun dan Karhutla dapat dipadamkan.

“Tujuan kita sama, semoga Kota Singkawang dan sekitarnya diturunkan hujan sehingga kebakaran hutan dan lahan yang melanda Kota Singkawang dapat segera padam dan kabut asap menghilang,” ujar Wali Kota Singkawang dalam sambutannya.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Singkawang terus berupaya melindungi masyarakat dari dampak kabut asap, salah satunya melalui pembagian masker oleh Dinas Kesehatan. Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah sebagai langkah perlindungan terhadap dampak paparan asap.

Suasana penuh kekhusyukan kemudian mewarnai prosesi doa lintas agama yang dipimpin secara bergiliran oleh para pemuka dari enam agama di Kota Singkawang, yakni Islam, Katolik, Kristen, Buddha, Hindu dan Konghucu. Doa dipimpin oleh Marsudi, S.H., S. Ari Prasetiyo, I Putu Yayan, Tjia Kong Min, Pinandita Kamil, S.Pd., dan Js. Jhonni Sun, S.H., M.H. Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol persatuan dan harapan agar Kota Singkawang segera terbebas dari Karhutla dan kabut asap.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author