Ruang Dialog Anak Muda, DPC PDI Perjuangan Singkawang Ajak Generasi Milenial dan Gen Z Aktif Bangun Bangsa

23

SINGKAWANG – Polda Kalbar- Polres Singkawang, DPC PDI Perjuangan Kota Singkawang menggelar Dialog Bersama Generasi Milenial dan Generasi Z Tahun 2026 bertema “Anak Muda dan Politik: Penonton atau Penentu Arah Bangsa” di Aming Coffee, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bertukar gagasan sekaligus menyerap aspirasi generasi muda mengenai peran mereka dalam pembangunan daerah dan nasional.

Dialog tersebut dihadiri oleh Wali Kota Singkawang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, S.E., M.H., Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin, S.E., M.H., jajaran anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, pengurus partai, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, organisasi kemahasiswaan, serta sekitar 40 peserta dari kalangan generasi muda. Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Tjhai Chui Mie dan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat, Melki Sedek Huang, S.H., dengan moderator Dosen Poltekkes Kemenkes Pontianak, Egidius Umbu Ndeta, S.Kep., M.Kes.

Dalam sambutannya, Tjhai Chui Mie mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika politik, tetapi berani mengambil peran sebagai agen perubahan. Menurutnya, politik merupakan sarana untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat apabila dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab. Ia juga mendorong mahasiswa agar tidak ragu menyampaikan kritik dan saran yang membangun demi kemajuan daerah.

Selain itu, Tjhai Chui Mie menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial secara bijak sebagai ruang menyebarkan informasi positif dan gagasan kreatif. Ia berharap generasi Milenial dan Gen Z mampu menghadirkan inovasi yang dapat mendorong kemajuan Kota Singkawang, sekaligus menjadi teladan dalam membangun budaya demokrasi yang sehat dan santun.

Sementara itu, Melki Sedek Huang menyampaikan bahwa keterlibatan anak muda dalam dunia politik masih perlu ditingkatkan. Ia berbagi pengalaman mengenai pentingnya bergabung dalam organisasi maupun partai politik sebagai sarana belajar kepemimpinan, berpikir kritis, membangun kemampuan menyelesaikan persoalan, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat secara nyata.

Melalui dialog ini, para peserta sepakat bahwa generasi Milenial dan Gen Z memiliki peran strategis sebagai penerus bangsa. Mereka didorong untuk berani menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab, mengawal kebijakan publik dengan kritik yang konstruktif, serta bersama-sama menciptakan kehidupan demokrasi yang sehat demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Singkawang maupun Indonesia.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author