Polres Singkawang Tanamkan Semangat Saling Menghargai, Edukasi Anti-Perundungan Sejak Bangku Sekolah Dasar

17

SINGKAWANG – Polda Kalbar – Polres Singkawang, Upaya membangun karakter generasi muda yang berakhlak dan peduli terhadap sesama terus dilakukan Polres Singkawang melalui kegiatan penyuluhan di lingkungan sekolah. Pada Rabu (15/7/2026), Personel Satbinmas Polres Singkawang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan edukasi tentang pencegahan perundungan (bullying) dan kekerasan kepada siswa-siswi kelas 1 SDIT Nurul Islam Singkawang yang berlangsung di Gedung Arafah, Komplek Masjid Agung SDIT Nurul Islam, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ps. Kanit Bintibsos Satbinmas Polres Singkawang, AIPDA Hery Apriadi, didampingi AIPDA Edo Apriyanto. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, para siswa diajak memahami pentingnya saling menghormati, menyayangi teman, serta berani berkata tidak terhadap segala bentuk perundungan yang dapat merugikan orang lain.

Dalam penyampaiannya, AIPDA Hery Apriadi menjelaskan bahwa bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari kekerasan fisik seperti memukul atau menendang, perundungan verbal berupa ejekan dan hinaan, perundungan sosial dengan mengucilkan teman, hingga cyberbullying yang dilakukan melalui media sosial, aplikasi pesan singkat, maupun permainan daring. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh para siswa.

Selain mengenalkan jenis-jenis bullying, peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak buruk yang ditimbulkan. Korban perundungan dapat mengalami trauma, kehilangan rasa percaya diri, penurunan prestasi belajar, hingga gangguan kesehatan mental. Sementara itu, pelaku berisiko tumbuh dengan perilaku negatif yang dapat berujung pada tindakan melanggar hukum, sedangkan para saksi juga dapat merasakan ketakutan dan kecemasan apabila tidak berani melaporkan atau membantu korban.

Kegiatan yang diikuti sekitar 110 peserta yang terdiri dari siswa-siswi dan tenaga pendidik SDIT Nurul Islam Singkawang ini mendapat sambutan antusias. Para peserta aktif mengikuti penyuluhan dan berinteraksi dengan narasumber melalui sesi tanya jawab, sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Melalui kegiatan ini, Polres Singkawang berharap nilai-nilai saling menghargai, peduli, dan berani melawan tindakan bullying dapat tertanam sejak usia dini. Edukasi seperti ini menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam membangun generasi yang berkarakter positif serta mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, dan penuh kasih sayang.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author