Puslitbang Polri Gelar Penelitian di Polres Singkawang, Dorong Penguatan Fungsi Pembinaan dan Operasional Menuju Transformasi Polri 2025

83

SINGKAWANG, Polda Kalbar- Polres Singkawang menjadi tuan rumah pelaksanaan penelitian bertema “Tantangan Fungsi Pembinaan dan Operasional Polri guna Mewujudkan Transformasi Polri Tahun 2025” yang digelar oleh Puslitbang Polri bersama Polres Sambas dan Polres Bengkayang. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/12/2025) ini dipusatkan di Aula SAR Polres Singkawang, Jalan Firdaus H. Rais II, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat. Penelitian ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus berbenah, memperkuat kualitas layanan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui transformasi yang terarah dan berkelanjutan.

Tim Puslitbang Polri yang dipimpin KBP Andreas Widihandoko, S.H., M.H., hadir langsung untuk melakukan pendalaman terhadap tantangan yang dihadapi Polri, baik dalam fungsi pembinaan maupun operasional. Turut mendampingi, para perwira dari Puslitbang serta tim pendamping yang terdiri dari IPTU Eko Khatulistiono, IPDA Suryadi, Sukirman, dan Faisal. Kehadiran tim pusat ini menjadi momentum penting untuk menggali kondisi nyata di lapangan terkait pelaksanaan tugas kepolisian.

Kegiatan turut dihadiri sejumlah pejabat utama, di antaranya Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan, S.I.K., Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., Wakapolres Sambas KOMPOL Hoerrudin, S.I.K., M.H., serta Wakapolres Singkawang KOMPOL Riko Syafutra, S.T., S.I.K., M.H. Selain itu, PJU dari tiga polres tersebut juga mengikuti kegiatan secara penuh untuk memberikan gambaran, masukan, serta pengalaman empiris mereka dalam menjalankan fungsi di wilayah masing-masing.

Dalam pemaparannya, Tim Puslitbang Polri menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan pada fungsi pembinaan seperti SDM, logistik, anggaran, dan pengawasan, serta tantangan pada fungsi operasional seperti harkamtibmas, penegakan hukum, dan pelayanan masyarakat. Gambaran kondisi eksisting ini akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan transformasi Polri agar lebih adaptif, efektif, dan sesuai kebutuhan dinamika lapangan.

Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan pendekatan sekuensial beriringan, yakni pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada anggota Polri di berbagai satker/satfung serta kepada masyarakat melalui Google Form. Selain itu, pengumpulan data juga dilakukan melalui wawancara langsung dengan pejabat utama Polda, pejabat utama Polres, serta perwakilan masyarakat melalui forum diskusi.

Melalui kegiatan ini, Puslitbang Polri berharap dapat menyusun strategi kebijakan yang mampu memperkuat kualitas pembinaan dan operasional Polri ke depan. Polres Singkawang, bersama Polres Sambas dan Polres Bengkayang, memberikan kontribusi penting dalam penyediaan data dan analisa lapangan, sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen Polri dalam mewujudkan institusi yang semakin profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author