Parade Lampion Semarakkan Pembukaan Singkawang Mooncake Festival 2025

126

SINGKAWANG- Polda Kalbar- Polres Singkawang, Singkawang kembali menorehkan catatan istimewa dengan terselenggaranya Mooncake Festival 2025 yang untuk pertama kalinya digelar di Kota Seribu Kelenteng. Jumat malam (3/10), ribuan masyarakat tumpah ruah memenuhi jalanan untuk menyaksikan parade lampion yang berlangsung meriah sekaligus menjadi pembuka rangkaian festival budaya tersebut. Parade dilepas secara resmi oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, S.E., M.H., didampingi Kapolres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan, S.I.K., Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, S.E., M.H., serta Ketua Bhayangkari Cabang Singkawang, Ny. Kiki Dody.

Dengan rute mulai dari Kantor Wali Kota Singkawang hingga berakhir di Jalan Sejahtera, parade lampion menghadirkan pesona cahaya dan warna dari berbagai komunitas, sekolah, dan organisasi yang ikut berpartisipasi. Tidak kurang dari 300 peserta turut ambil bagian, mulai dari tim marching band, rombongan barongsai, naga, hingga kelompok seni budaya yang menampilkan kekhasan masing-masing. Sorak sorai masyarakat yang memadati sepanjang jalan semakin menambah semarak suasana.

Setibanya di garis finis, rangkaian acara dilanjutkan dengan ceremonial pembukaan Singkawang Mooncake Festival 2025 yang dipusatkan di halaman Vihara Tri Dharma Bumi Raya. Acara diawali dengan penyambutan tamu undangan VIP melalui tarian nusantara, dilanjutkan laporan panitia, doa bersama, serta sambutan Wali Kota Singkawang. Puncak acara ditandai dengan pemukulan loku atau gendang sebagai simbol dimulainya festival yang akan menjadi kalender budaya baru di kota ini.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimda Kota Singkawang, perwakilan dari berbagai daerah dan negara sahabat, hingga 17 paguyuban etnis yang ada di Singkawang. Kehadiran tamu lintas etnis dan budaya ini semakin menegaskan bahwa Singkawang merupakan rumah bagi keragaman sekaligus pusat interaksi budaya yang harmonis.

Dalam sambutannya, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menegaskan bahwa Mooncake Festival bukan sekadar pesta kuliner, melainkan upaya untuk merawat tradisi dan menjadikannya daya tarik wisata baru di Kota Singkawang. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan serta kenyamanan kota agar semakin menarik bagi wisatawan. “Kalau orang datang ke Singkawang, maka hasil UMKM bisa laku dan perekonomian akan semakin baik,” ungkapnya penuh semangat.

Acara pembukaan kemudian dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni seperti naga dan barongsai, tarian Dewi Bulan, hingga hiburan musik yang membuat suasana semakin hangat. Festival ini berakhir hingga pukul 23.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan penuh kegembiraan. Dengan penuh harapan, masyarakat Singkawang menantikan agar Mooncake Festival bisa menjadi agenda tahunan yang selalu dirayakan bersama dengan semarak dan kebersamaan.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author