Kabag Ops Polres Singkawang Hadiri Pembukaan Konferensi Cabang II GMNI dan Soekarno Fest 2025

120

SINGKAWANG – Polda Kalbar- Polres Singkawang, Sabtu pagi, 26 Juli 2025, Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang menjadi saksi pelaksanaan Pembukaan Konferensi Cabang ke-II GMNI Kota Singkawang dan Soekarno Fest 2025. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk Dialog Kebangsaan yang mengangkat tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja di Kota Singkawang”. Acara ini turut dihadiri berbagai unsur Forkopimda dan tokoh pendidikan, serta perwakilan mahasiswa dan pelajar dari seluruh perguruan tinggi dan SMA/SMK se-Kota Singkawang.

Kepolisian Resor Singkawang, yang diwakili oleh Kabag Ops KOMPOL Eko Andi Sutejo, S.H., M.M., turut memberikan sambutan penting dalam kegiatan tersebut. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan makna dari setiap sila dalam Pancasila serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Pancasila bukan hanya dasar negara, namun pedoman dalam bertindak, termasuk dalam membentuk karakter remaja agar terhindar dari perilaku menyimpang,” ujarnya.

Kabag Ops juga menjelaskan bahwa kenakalan remaja merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat penegak hukum. Oleh karena itu, peran keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci utama. Dalam hal ini, Polres Singkawang telah melakukan berbagai langkah preventif dan represif, seperti penerapan restorative justice, patroli skala besar bersama instansi terkait, hingga program pelatihan karakter dan disiplin di Rindam XII/Tanjungpura.

Dalam acara tersebut, hadir pula Pasi Pers Kodim 1202/Skw LETTU Inf. Agustinus yang memberikan motivasi kepada peserta agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila serta patuh pada hukum sebagai bagian dari solusi terhadap kenakalan remaja. Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BNN Kota Singkawang, serta perwakilan Dispora juga turut menjadi narasumber dalam dialog publik yang interaktif bersama para pelajar dan mahasiswa.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Singkawang, Petrus Yudha Sasmita, mewakili Wali Kota dalam membuka acara secara resmi. Ia mengapresiasi GMNI atas inisiatifnya mengangkat isu kenakalan remaja dari sudut pandang nilai Pancasila. Dalam sambutannya, Petrus berharap organisasi mahasiswa seperti GMNI tidak hanya aktif dalam aksi, namun juga memberi kontribusi pemikiran kritis dan solusi konstruktif bagi kemajuan Kota Singkawang.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis, menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta terhadap isu yang diangkat. DPC GMNI Kota Singkawang melalui ketuanya, Johriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata GMNI dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan peduli terhadap persoalan sosial di daerah.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author