Polisi Bersama Masyarakat, Polres Singkawang Gandeng BPS Buka Peluang Kerja dan Peduli Pengangguran

7

SINGKAWANG, Polda Kalbar – Polres Singkawang terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat melalui program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN), sebagai bagian dari dukungan terhadap Quick Wins Prioritas 100 Hari Kapolri. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Singkawang yang dilaksanakan pada Kamis (29/10/2026), pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula BPS Kota Singkawang, Jalan Jenderal A. Yani No. 75, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan, S.I.K., dan disambut Kepala BPS Kota Singkawang, Yanuar Lestariadi, S.Si., M.M. Turut hadir Kasat Binmas IPTU Budi Anggoro, Kasat Pam Obvit AKP Jawawi, Kasi Humas IPTU Hidayatno, personel Sat Binmas Polres Singkawang, serta jajaran staf BPS Kota Singkawang. Pertemuan ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam memahami kondisi ketenagakerjaan dan membantu masyarakat usia produktif yang belum mendapatkan pekerjaan.

Dalam sambutannya, Kapolres Singkawang menyampaikan bahwa program POLIRAN merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan kesempatan kerja. Melalui kegiatan yang direncanakan secara rutin setiap hari Kamis, Polres Singkawang berupaya membangun koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, membuka akses informasi peluang kerja, serta menghubungkan pencari kerja dengan instansi ketenagakerjaan dan dunia usaha. Menurutnya, persoalan pengangguran membutuhkan perhatian dan kerja sama semua pihak agar upaya yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam pemaparannya, Kepala BPS Kota Singkawang menjelaskan bahwa berdasarkan data Agustus 2025, sektor jasa menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan proporsi 61,10 persen, disusul sektor manufaktur sebesar 22,29 persen dan sektor pertanian sebesar 16,60 persen. Gambaran tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengidentifikasi potensi lapangan pekerjaan, termasuk di sektor perdagangan, transportasi, industri pengolahan, konstruksi, pertanian, dan perikanan. BPS juga menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi melalui penyediaan data statistik ketenagakerjaan agregat yang relevan, dengan tetap memperhatikan ketersediaan data dan ketentuan yang berlaku.

Dalam sesi diskusi, Kasat Binmas IPTU Budi Anggoro turut menggali informasi mengenai ketersediaan data pengangguran berdasarkan usia, tingkat pendidikan, dan wilayah. Perwakilan BPS menjelaskan bahwa data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dapat menjadi gambaran kondisi ketenagakerjaan, sedangkan rincian hingga tingkat kecamatan atau kelurahan perlu disesuaikan dengan ketersediaan data statistik. Sementara itu, pendataan pencari kerja secara individu dan informasi lowongan kerja dapat dikoordinasikan lebih lanjut dengan Dinas Tenaga Kerja serta pihak perusahaan. Kepala BPS juga menyoroti fenomena lulusan SMA/SMK asal Singkawang yang mencari pekerjaan di luar daerah, khususnya di sektor pertambangan, sehingga diperlukan informasi lowongan kerja yang resmi, aman, dan sesuai kualifikasi.

Melalui kegiatan ini, Polres Singkawang berharap terbangun kolaborasi berkelanjutan antara Polri, BPS, pemerintah daerah, instansi ketenagakerjaan, dan dunia usaha untuk membantu mempertemukan masyarakat dengan peluang kerja yang tersedia. Program POLIRAN menjadi wujud semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, bahwa kehadiran polisi tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung kepedulian sosial serta kesejahteraan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan semakin banyak masyarakat Kota Singkawang memperoleh akses informasi pekerjaan dan kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author