Hujan Bantu Padamkan Bara, Petugas Tetap Siaga Pantau Karhutla Sungai Rasau

8

SINGKAWANG, Polda Kalbar – Hujan yang mengguyur wilayah Singkawang Utara turut membantu membasahi lahan yang sebelumnya terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Senen RT 005/RW 003, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang. Meski api telah berhasil dipadamkan, personel gabungan tetap melakukan patroli dan pemantauan untuk memastikan kondisi lahan benar-benar aman.

Pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, patroli dilakukan dengan melibatkan personel Polsek Singkawang Utara, Koramil 1202-03/Singkawang, MPA Kelurahan Sungai Rasau dan MPA Kelurahan Setapuk Kecil. Petugas menyusuri kawasan yang berada di lahan gambut dan terdapat perkebunan kelapa sawit, karet, nanas serta rambutan yang sebelumnya terdampak Karhutla.

Memasuki hari ke-30 penanganan Karhutla, setelah selama 29 hari dilakukan upaya pemadaman secara intensif, api untuk sementara berhasil dikendalikan. Namun, petugas masih menemukan beberapa kepulan asap kecil yang berasal dari bara di dalam lahan gambut, sehingga penyisiran dan pemantauan tetap dilakukan secara berkelanjutan guna mencegah munculnya kembali titik api.

Kondisi lahan setelah turun hujan terlihat lebih basah dan lembap. Selain itu, petugas menemukan sumber air yang cukup banyak pada parit yang membentang di sekitar lokasi. Ketersediaan air tersebut menjadi dukungan penting bagi personel apabila kembali ditemukan bara atau titik panas yang membutuhkan pemadaman maupun proses pendinginan.

Sebagai bagian dari langkah antisipasi jangka panjang, Polres Singkawang juga telah mengambil langkah proaktif dengan membangun lima titik sumur bor di sejumlah kawasan yang dinilai rawan Karhutla, khususnya di wilayah Singkawang Utara. Penyediaan sumber air alternatif ini diharapkan dapat membantu personel bergerak lebih cepat dalam penanganan Karhutla, terutama pada lokasi yang memiliki keterbatasan sumber air.

Polres Singkawang bersama TNI dan masyarakat melalui MPA terus mengintensifkan patroli, penyisiran dan pemantauan di kawasan rawan Karhutla. Kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk memastikan api benar-benar padam, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, sehingga potensi munculnya kembali Karhutla maupun meluasnya dampak asap dapat terus diminimalkan.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author