Tak Kenal Lelah, Tim Gabungan Terus Berjuang Padamkan Karhutla di Sungai Rasau

23

SINGKAWANG, Polda Kalbar – Polres Singkawang – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Senen, RT 005/RW 003, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, terus dilakukan secara bersama-sama. Memasuki hari ke-22 penanganan, tim gabungan kembali melaksanakan pemadaman, pendinginan, penyisiran dan pemantauan untuk memastikan api tidak kembali muncul dan meluas ke area lainnya, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Singkawang Utara, Koramil 1202-03/Singkawang, Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil, serta staf Kecamatan Singkawang Utara. Dengan semangat kebersamaan, seluruh unsur bergerak menyisir area yang terbakar sekaligus melakukan pendinginan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap.

Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 36,5 hektare dan belum mengalami penambahan. Lahan tersebut merupakan kawasan gambut yang ditumbuhi kebun sawit, karet, nanas dan rambutan, serta ilalang dan semak belukar yang mengering. Kondisi cuaca panas dan musim kemarau turut meningkatkan risiko penyebaran api, sementara penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui.

Kendala di lapangan masih dirasakan tim gabungan, terutama karena ketersediaan sumber air yang terbatas. Jarak sumber air dari lokasi Karhutla berkisar antara 250 hingga 500 meter. Untuk mendukung proses pemadaman, tim menggunakan sejumlah mesin pompa air milik Polsek Singkawang Utara, Polres Singkawang dan MPA Kelurahan Sungai Rasau.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat penanganan Karhutla, sekitar pukul 09.30 WIB dilakukan penggalian penampungan sumber air menggunakan alat berat excavator milik Pemerintah Kota Singkawang. Penampungan berukuran sekitar 5 x 6 meter dengan kedalaman 3 meter tersebut diharapkan dapat membantu menyediakan sumber air di sekitar lokasi. Sejumlah titik penampungan dibuat dengan jarak sekitar 50 meter, sehingga akses air bagi tim pemadam dapat lebih mudah.

Meski api untuk sementara berhasil dipadamkan, beberapa titik api kecil dan kepulan asap masih ditemukan di sejumlah bagian lahan. Tim gabungan pun tidak berhenti sampai di sini dan akan terus melakukan pendinginan, penyisiran serta pemantauan hingga seluruh titik panas benar-benar aman. Kebersamaan antara TNI-Polri, pemerintah, MPA dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga lahan dan lingkungan Singkawang agar tetap aman dari ancaman Karhutla.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author