Berjuang Lawan Karhutla, Tim Gabungan Terus Jaga Sungai Rasau dari Ancaman Api

8

SINGKAWANG, Polda Kalbar –Polres Singkawang, Memasuki hari ke-15 penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), semangat dan keteguhan tim gabungan untuk melindungi lingkungan serta masyarakat dari ancaman api terus terjaga. Pada Jumat (4/9/2026) personel dari berbagai instansi kembali berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang.

Perjuangan di lapangan bukan tanpa tantangan. Api yang membakar kawasan lahan gambut diperkirakan telah mencapai luas sekitar ±34,5 hektare atau bertambah sekitar 2 hektare. Area tersebut terdiri dari kebun sawit, karet, nenas dan rambutan, dengan rerumputan serta semak belukar yang mengering sehingga meningkatkan risiko api kembali menyala dan meluas.

Sebanyak 135 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan Karhutla tersebut. Mereka berasal dari Polres Singkawang, Polsek Singkawang Utara, BKO Brimob Polda Kalbar, Koramil 1202-03/Singkawang, Satgas TNI, BPBD Kota Singkawang, Daops Manggala Agni, sejumlah Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur Kecamatan Singkawang Utara. Dengan penuh kebersamaan, seluruh personel saling bahu-membahu menyisir titik-titik rawan dan melakukan pendinginan agar api tidak kembali membesar.

Sejumlah peralatan turut dikerahkan untuk mendukung perjuangan di tengah medan yang cukup sulit. Mesin pompa air dari berbagai unsur digunakan untuk mengalirkan air menuju titik kebakaran, sementara kendaraan pemadam water tank milik TNI AD dan BPBD Kota Singkawang turut membantu suplai air. Minimnya sumber air serta jarak sumber air yang mencapai sekitar 250 hingga 500 meter dari lokasi Karhutla menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi personel di lapangan.

Hingga saat ini, api untuk sementara berhasil dipadamkan. Namun, tim gabungan masih menemukan beberapa titik api kecil dan kepulan asap di sejumlah area. Kondisi tersebut membuat kegiatan pendinginan, penyisiran dan pemantauan terus dilakukan secara intensif, mengingat karakteristik tanah gambut dapat menyimpan bara api di bawah permukaan dan berpotensi kembali memunculkan kebakaran apabila tidak ditangani secara menyeluruh.

Polres Singkawang bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus melakukan upaya pemadaman hingga seluruh titik api benar-benar padam dan kondisi lokasi dinyatakan aman. Di tengah panasnya cuaca dan beratnya medan yang dihadapi, kebersamaan serta semangat kemanusiaan menjadi kekuatan bagi tim gabungan untuk terus bertahan di garis depan, menjaga Sungai Rasau dan Kota Singkawang dari ancaman Karhutla serta dampak asap yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author