Polres Singkawang Hadiri FGD Penelitian Humanisme Religius, Perkuat Toleransi dan Harmoni Antarumat Beragama

7

SINGKAWANG, Polda Kalbar- Polres Singkawang, Penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Penelitian MORA The Asia Foundation Tahun 2026 di Kota Singkawang menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat toleransi dan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat. Kegiatan yang digelar pada Rabu (29/7/2026) di Hotel Wahana Singkawang ini diinisiasi oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), serta dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan. Polres Singkawang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yang diwakili oleh Kanit III Sat Intelkam Polres Singkawang, IPDA Efesus, S.H.

FGD mengangkat tema “Praktik Humanisme Religius dalam Komunitas Beragama di Kalimantan Barat: Memperkuat Toleransi, Etika, Kemanusiaan dan Harmoni Sosial untuk Pembangunan Nasional.” Tema ini menjadi ruang dialog yang konstruktif untuk menggali pengalaman, pandangan, serta masukan dari berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kehidupan beragama yang damai dan saling menghormati di Kalimantan Barat, khususnya Kota Singkawang.

Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak, Prof. Dr. Zaenuddin, M.A., menyampaikan bahwa pengalaman masyarakat Kota Singkawang dalam membangun hubungan lintas agama diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Menurutnya, meskipun kondisi masyarakat tampak aman dan harmonis, berbagai dinamika sosial tetap perlu diantisipasi melalui komunikasi dan penguatan nilai-nilai toleransi secara berkelanjutan.

Prof. Zaenuddin juga mengingatkan bahwa predikat Kota Singkawang sebagai salah satu Kota Toleran di Indonesia, yang telah diraih sebanyak empat kali berdasarkan Indeks Kota Toleran (IKT) versi SETARA Institute, merupakan capaian yang harus terus dijaga bersama. Keberhasilan tersebut menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat kebersamaan, saling menghargai perbedaan, serta membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.

Melalui diskusi yang melibatkan para akademisi, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, hingga instansi pemerintah, FGD ini bertujuan memvalidasi hasil penelitian, memperkuat metodologi riset, memitigasi berbagai isu sosial-keagamaan, sekaligus menyerap aspirasi dari masyarakat. Beragam pandangan yang disampaikan peserta diharapkan mampu memperkaya hasil penelitian sekaligus menjadi rekomendasi dalam mendukung pembangunan nasional yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan persatuan.

Kehadiran Polres Singkawang dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri untuk terus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif melalui penguatan sinergi dengan seluruh elemen bangsa. Dengan semangat kebersamaan dan toleransi yang terus dipelihara, Polres Singkawang berharap Kota Singkawang dapat terus menjadi contoh nyata kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis dalam bingkai keberagaman.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author