
SINGKAWANG – Polda Kalbar- Polres Singkawang, Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat Pemerintah Kota Singkawang bersama unsur TNI-Polri dan stakeholder terkait melalui Apel Kesiap Siagaan Karhutla Rayon II Kecamatan Singkawang Timur dan Singkawang Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (13/5/2026) pagi di halaman Kantor Camat Singkawang Timur, Jalan Singkawang-Bengkayang, Kelurahan Nyarumkop.
Apel kesiapsiagaan ini diikuti berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Satlinmas MPA, BPKS, ASN Kecamatan Singkawang Timur, regu pemadam kebakaran Satpol PP hingga regu siaga karhutla. Kehadiran lintas instansi tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi dalam menghadapi potensi bencana karhutla yang dapat mengancam lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Kegiatan apel dipimpin oleh Pilipus, S.H., M.H., yang mewakili Wali Kota Singkawang. Dalam amanatnya disampaikan permohonan maaf karena Wali Kota Singkawang belum dapat hadir secara langsung akibat agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, semangat kolaborasi dan kesiapsiagaan seluruh peserta apel tetap menjadi fokus utama dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Singkawang.
Dalam sambutannya, pimpinan apel menegaskan bahwa karhutla bukan hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, namun juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat akibat kabut asap yang ditimbulkan. Oleh sebab itu, seluruh pihak diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga wilayah masing-masing agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Selain itu, disampaikan pula bahwa tahun 2026 diprediksi akan mengalami fenomena El Nino yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Menyikapi hal tersebut, seluruh unsur terkait diminta untuk aktif melaksanakan patroli rutin di titik-titik rawan karhutla serta memperkuat koordinasi dalam penanganan dini apabila ditemukan titik api.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan peragaan pemadaman api oleh personel TNI, Polri, Manggala Agni dan pemadam kebakaran. Simulasi dilakukan menggunakan peralatan manual hingga mobil pemadam kebakaran sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menghadapi situasi darurat karhutla. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan seluruh elemen dalam menjaga Kota Singkawang tetap aman, sehat dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Penulis Humas Polres Singkawang
