Forkopimda Singkawang Turun Langsung Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

90

SINGKAWANG – Polda Kalbar- Polres Singkawang, Pemerintah Kota Singkawang bersama unsur Forkopimda menggelar rapat koordinasi terkait situasi distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Singkawang, Senin (16/3/2026) pagi. Rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, tersebut dilaksanakan di ruang rapat Wali Kota Singkawang dan dihadiri Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan, Dandim 1202/Skw Letkol Arh. Muhammad Ivan Juniar, Sekda Kota Singkawang Ir. Dwi Yanti, serta perwakilan Pertamina dan sejumlah instansi terkait.

Dalam rapat tersebut dibahas fenomena meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU yang dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan BBM. Sekretaris Daerah Kota Singkawang menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meminta pemerintah daerah untuk melakukan langkah sosialisasi kepada masyarakat guna meredam panic buying yang belakangan terjadi.

Perwakilan Pertamina Sales Manager Area Kalbar, Arsan F. Gusani, menjelaskan bahwa situasi serupa sebelumnya juga sempat terjadi di Kota Pontianak. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pihak Pertamina telah menambah kuota distribusi BBM di Singkawang, di antaranya Pertalite sebesar 8 persen, Pertamax Turbo 91 persen, serta Pertamax sebesar 39 persen. Selain itu, beberapa SPBU seperti Bagak, Setapuk dan Sungai Wie sempat dioperasikan selama 24 jam untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan menegaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah antisipasi sejak awal, termasuk melalui sosialisasi kepada masyarakat bahwa stok BBM di Kota Singkawang masih relatif aman. Ia juga mengingatkan adanya oknum yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan BBM untuk dijual kembali dengan harga tinggi. Oleh karena itu, pihaknya mendukung kebijakan pembatasan pembelian BBM guna mencegah praktik tersebut.

Usai rapat, Forkopimda Kota Singkawang menggelar konferensi pers untuk menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat bahwa stok BBM di wilayah tersebut masih mencukupi. Selanjutnya, rombongan Forkopimda turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah SPBU, di antaranya SPBU GM Situt di Jalan GM Situt, Kelurahan Pasiran dan SPBU Sungai Wie di Jalan Ratu Sepudak, Kecamatan Singkawang Tengah.

Dalam pengecekan tersebut, petugas juga mengamankan satu unit mobil Toyota Kijang yang diduga melakukan penimbunan BBM jenis Pertalite. Dari kendaraan tersebut ditemukan delapan jerigen berisi sekitar 100 liter BBM. Pemerintah Kota Singkawang bersama aparat penegak hukum menegaskan akan menindak tegas praktik penimbunan, sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan demi menjaga kelancaran distribusi bagi seluruh warga masyarakat.

Penulis Humas Polres Singkawang

About The Author