
SINGKAWANG – Polda Kalbar- Polres Singkawang, Suasana penuh sukacita menyelimuti halaman Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Senin (16/2/2026) malam. Sekira pukul 22.45 WIB, kegiatan Pembukaan Lampu Little Chongqing, sembahyang bersama, dan pesta kembang api digelar dengan khidmat dan meriah. Rangkaian acara ini menjadi bagian dari semarak perayaan Imlek 2577 di Kota Singkawang yang dikenal sebagai kota dengan keberagaman budaya yang harmonis.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Wakil Wali Kota Muhammadin, Sekda Kota Singkawang Dwi Yanti, Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan, serta sejumlah unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan panitia perayaan Imlek, Cap Go Meh, Ramadhan Fair, serta Pawai Obor 2026. Kehadiran berbagai elemen ini semakin menegaskan kuatnya sinergi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan sembahyang bersama yang berlangsung khidmat, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia, serta sambutan Wali Kota Singkawang. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa bahagia atas hadirnya ikon baru “Little Chongqing” yang menghiasi kota dengan lampu-lampu semarak dan indah, menghadirkan nuansa baru dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2577, Tahun Kuda.
Beliau juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Kuda sebagai simbol semangat, kerja keras, dan perjuangan meraih kesuksesan. Momentum perayaan Imlek yang beriringan dengan datangnya bulan suci Ramadan 1447 H disebut sebagai kebanggaan tersendiri bagi Kota Singkawang, karena mampu menunjukkan keharmonisan dalam keberagaman. Perayaan yang berdampingan ini menjadi cerminan toleransi yang telah terjalin erat di tengah masyarakat.
Prosesi pembukaan Lampu Little Chongqing pun dilakukan dengan penuh antusias, dilanjutkan pesta kembang api yang menghiasi langit malam Singkawang. Atraksi naga dan barongsai menambah kemeriahan suasana, disambut tepuk tangan dan sorak bahagia masyarakat serta pengunjung yang memadati lokasi kegiatan.
Secara keseluruhan, kegiatan Pembukaan Lampu Little Chongqing, sembahyang bersama, dan pesta kembang api berlangsung dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali. Apresiasi disampaikan kepada seluruh masyarakat, TNI/Polri, FKUB, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda yang terus menjaga keharmonisan, mempererat persaudaraan, serta merawat toleransi di Kota Singkawang. Malam itu, cahaya lampu dan kembang api bukan sekadar hiasan, melainkan simbol persatuan dan semangat kebersamaan.
Penulis Humas Polres Singkawang
