
SINGKAWANG, Polda Kalbar-Polres Singkawang – Di tengah langit mendung yang menyelimuti Kota Singkawang, jajaran Polsek Singkawang Tengah turun langsung ke lapangan untuk memastikan keselamatan warga pasca-guyuran hujan deras yang bertahan hingga tengah malam. Patroli monitoring debit air ini dilakukan sebagai langkah tulus kepolisian untuk hadir di tengah keresahan masyarakat akan potensi banjir susulan, Jumat (9/1/2026).
Berdasarkan data BMKG hari ini, tingkat kelembapan udara di wilayah di Singkawang Tengah berada pada rentang 74 hingga 94 persen. Tingginya kadar uap air ini memicu kekhawatiran akan terjadinya hujan petir secara mendadak. Kondisi atmosfer yang jenuh tersebut direspon cepat oleh personel piket dengan menyisir kawasan pemukiman guna menjamin bahwa drainase masih mampu menampung sisa air hujan semalam.
Dua personel yang bertugas, AIPDA Hery Fabihansyah dan AIPDA Heru Dwi P, menyapa warga sambil mengecek kondisi air di beberapa titik krusial. Hasil pantauan menunjukkan situasi yang masih terkendali di Jalan Lembah Murai dan Jalan Suhada Air di saluran parit terpantau lancar dan tidak ada luapan yang mengganggu akses jalan warga. Kemudian di Jalan Rawasari dan Jalan Santri Kondisi parit induk masih berada dalam ambang batas aman, sehingga aktivitas pagi masyarakat tetap berjalan normal.
Selain memantau air, petugas juga mengedukasi warga agar tidak ragu menghubungi Call Center 110 jika melihat tanda-tanda kenaikan debit air yang membahayakan. Layanan bebas pulsa ini disiagakan 24 jam sebagai wujud nyata kepedulian Polri yang ingin selalu dekat dan siap membantu dalam setiap kesulitan yang dihadapi warga.
Kegiatan ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan implementasi nilai Polres Singkawang yaitu BerBhakti yang menjunjung tinggi kepedulian sosial. Dengan kehadiran polisi di tengah pemukiman saat cuaca ekstrem, diharapkan warga merasa tenang dan terlindungi, sekaligus memastikan bahwa setiap ancaman bencana dapat terdeteksi sejak dini demi keselamatan bersama.
Penulis: Sihumas Polres Singkawang.
