



SINGKAWANG – Polda Kalbar- Polres Singkawang, Dalam upaya memperkuat nilai-nilai toleransi dan harmoni di lingkungan pendidikan, telah dilaksanakan Seminar Nasional Pendidikan dengan tema “Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Dunia Pendidikan” pada Selasa (21/10/2025) bertempat di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Jalan Alianyang, Kecamatan Singkawang Barat. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Universitas PGRI Pontianak, Universitas Islam Malang, Kementerian Agama Kota Singkawang, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang.
Kegiatan seminar yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari unsur akademisi, dosen, mahasiswa, guru SD hingga SMA, serta perwakilan lembaga pendidikan agama. Sejumlah tokoh penting juga hadir, di antaranya Kakankemenag Kota Singkawang Drs. H. Mukhlis, M.Pd., Sekdis Pendidikan Safari Hamzah, S.Ag., M.Si., Kasat Intelkam Polres Singkawang AKP Srinanto, S.A.P., serta para guru besar dari Universitas Islam Malang, Prof. Dr. H. Nursyam, M.Si. dan Prof. Dr. Imam Suprayogo, M.Si.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Darsono, M.Pd. menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang menjadi wadah kolaborasi lintas universitas dan instansi pemerintah. Ia menegaskan bahwa moderasi beragama di dunia pendidikan sangat penting untuk menumbuhkan sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan. “Tujuan kegiatan ini adalah membentuk generasi yang memiliki pemahaman agama yang seimbang dan tidak ekstrem, sehingga mampu hidup harmonis dan berkontribusi bagi persatuan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Kakankemenag Kota Singkawang Drs. H. Mukhlis, M.Pd. menyoroti bahwa Kota Singkawang telah empat kali meraih predikat sebagai Kota Tertoleran di Indonesia, berkat harmonisnya kehidupan antarumat beragama. “Kota Singkawang menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat hidup berdampingan dalam kedamaian. Inilah semangat yang perlu kita tanamkan di dunia pendidikan agar generasi muda terus menjaga nilai toleransi,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Safari Hamzah, S.Ag., M.Si. menambahkan bahwa pendidikan berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak, berempati, dan inklusif. Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan umum dan keagamaan dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini.
Kegiatan seminar diakhiri dengan sesi pemaparan materi dari para narasumber yang membahas berbagai aspek moderasi beragama, mulai dari kebijakan di sekolah dan madrasah, penerapan nilai-nilai moderasi dalam kurikulum, hingga tantangan dunia digital dalam menjaga toleransi. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran pendidikan sebagai pilar utama dalam menjaga keharmonisan dan persatuan bangsa di tengah masyarakat yang majemuk.
Penulis Humas Polres Singkawang
