
Polda Kalbar Polres Singkawang Humas Polres Singkawang – Bertempat di Masjid Al Muhajirin Komplek Btn Sinka Jalan Sinka Permai Rt. 11 Rw. 01 Kelurahan Sungai Bulan Kec. Singkawang Utara telah dilaksanakan kegiatan ceramah agama / tausiyah dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H, Kamis ( 21/10/2021 ) pukul 13.30 Wib s.d selesai.
Personil Polsek Singkawang Utara yang melaksanakan pengamanan sebanyak 3 orang dipimpin oleh Iptu. Mugiyana
Kapolsek Singkawang Utara Akp. Harsoyo, S.Mn., M.M, melalui Iptu. Mugiyana ketika dihubungi secara terpisah mengatakan bahwa sebagai penyelenggara dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Singkawang Utara Sdr. Beni Arifin, S.Pd dengan menghadirkan Penceramah Ustadz Aus Musthofa.
Hadir dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut adalah Wakil Wali Kota Singkawang bpk. Drs. H. Irwan, M.Si, Ustad Aus Musthofa, Lurah Kelurahan Sungai Rasau Bpk. Erly Kurniawan, Sos, Ketua pengurus Masjid Al Muhajirin Bpk. Suharto, Tokoh Agama Kelurahan Sungai Bulan Bpk. Ruslan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Bulan Aipda. Deni Susanto, masyarakat seputaran komplek BTN Sinka Permai Kelurahan Sungai bulan dan sekitarnya yang berjumlah ± 100 orang.
Susunan acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian Pembacaaan ayat suci Alqur’an oleh Sdri. Siti Aulya.
Kata Sambutan Pengurus Masjid Al Muhajirin Sdr. Pani, selanjutnya Kata Sambutan Wakil Walikota Singkawang bpk. Drs. H. Irwan, M.Si.
Acara selanjutnya adalah Ceramah / Tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Aus Musthofa, kemudian pembacaan
Do’a dan penutup.
Adapun isi ceramah / tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Aus Musthofa antara lain adalah bersyukurlah kita masih di berikan kenikmatan, nikmat sehat, nikmat umur.
Kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan rahmat paling besar yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita.
Jadikanlah Al-Quran kebutuhan harian kita, jika tidak makan dan minum sehari badan menjadi lemah, demikian jika tidak membaca Al-Quran sehari bisa jadi hati dan jiwa menjadi lemah, hati menjadi keras, mudah marah, mengeluh dan selalu miskin.
“Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar serta tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Mugiyana.

