
Polda Kalbar Polres Singkawang Humas Polres Singkawang – Untuk mengatahui perkembangan Covid 19 di Kota Singkawang khususnya di wilayah Kecamatan Singkawang Barat, dilaksanakan kegiatan Rapat Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19, Kamis ( 16/09/2021 ) pukul 09.30 Wib.
Kegiatan Rapat Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19 dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Singkawang Barat Jl. Ismail Tahir Kel. Pasiran Kec. Singkawang Barat.
Hadir dalam kegiatan adalah Camat Singkawang Barat, Lukas Suharyadi, S. Sos., Sekretaris Kecamatan Singkawang Barat, Edi Pranoto, Kapolsek Singkawang Barat di wakili Waka Polsek Singkawang Barat, AKP Zulkarnain, Danramil Kota Singkawang, Lurah se Kecamatan Singkawang Barat, Kepala UPT Puskesmas Singkawang Barat I, dr. Yosepha Yessy, Kepala UPT Puskesmas Singkawang Barat II, Hendri, Bhabinkamtibmas Polsek Singkawang Barat, Babinsa Koramil Kota Singkawang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Nurul serta Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, Berry
Rangkaian kegiatan Rapat Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19 diawali dengan Pembukaan yang dilanjutkan dengan Penyampaian Camat Singkawang Barat antara lain mengatakan bahwa pada saat ini kita Kota Singkawang masuk dalam level 2 dan per 15 September kita masuk zona orange.
Dalam hal ini telah dilakukan kegiatan pembelajaran secara tatap muka dan apa yang harus kita lakukan untuk menjaga agar tidak terjadi timbulnya klaster baru.
Posko PPKM yang ada di RT harus ditingkatkan dan mengingatkan warga untuk melakukan vaksinasi.
Waka Polsek Singkawang Barat menyampaikan beberapa penekanan yaitu bahwa dalam penanganan Covid 19 kita dari Polsek Singkawang Barat sudah berupaya dan setiap malam menghimbau pengelola cafe, wakop dan masyarakat.
Dalam hal ini tidak ada tindakan / efek jera kepada pelaku usaha / masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.
Untuk ini mari kita bersama bagaimana langkah kita untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Kepada rekan2 yang dilapangan agar menjaga diri karena yang dihadapi adalah warga masyarakat, yang tidak tau, ada yg terkonfirmasi atau tidak.
Kepala UPT Puskesmas Barat I menyampaikan antara lain Bahwa sekarang kita Kota Singkawang masuk dalam Zona orenge.
Untuk kasus kematian di wilayah Barat 1 dari Juli – September sebanyak 17 orang dan yang terkonfirmasi sebanyak 346 kasus.
Untuk vaksin kita laksanakan dan kita akan melakukan Vaksin moderna.
Kepala UPT Puskesmas Barat II menyampaikan bahwa Kasus meninggal ada penurunan dan untuk masalah kemaren terkait di KTP agama Budha namun yang bersangkutan merupakan muslim telah kita konfirmasi.
Bahwa Dinas Pendidikan mensupport untuk melakukan vaksin di Sekolah dan akan kita petakan kembali sasaran yang akan divaksin dan juga akan melakukan rapid test di sekolah dan apabila ditemukan Sekolah yang terkonfirmasi maka wajib di isolasi sepama 14 hari.
Masukan dari pihak SMKN 1 supaya diadakan sosialisasi dari Tim satgas Covid 19 terkait penerapan protokol Kesehatan dalam pelaksanaan pembelajaran Tatap muka.
Penyampaian dari Dinas Kesehatan bahwa apa yang telah kita lakukan saat ini sepertinya sudah maksimal namun hambatan pasti ada dan ini yang akan kita diskusikan bersama
Testing, kita sudah lakukan di beberapa faskes yang telah diberi kewenangan.
Tresing, kita Kota Singkawang sudah terbentuk tim treser dan / 11 September rasionya 5,5 %.
Tretmen, Pemerintah sudah mengerahkan untuk isolasi terpusat di rumah sakit / isolasi mandiri namun tetap dalam pengawasan.
Percepatan vaksinasi sudah kita lakukan tidak hanya di Fasilitas kesehatan, mall tapi juga kita lakukan di sekolah2.
Pelaksanaan vaksinasi di Sekolah2 akan kita jadwalkan kembali. Kalau dilihat kasus di Kota Singkawang mengalami penurunan namun tidak seimbang dengan yang dilakukan test.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang mengatakan Sekolah-Sekolah di Kota Singkawang sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai dengan ketentuan dan Prokes.
Apabila ada orang tua yang tidak mengizinkan anaknya untuk pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka maka dapat dilakukan secara daring.
Sampai saat ini belum ada laporan terkait adanya Sekolah yang terpapar Covid 19.
Pelaksanaan vaksinasi di Sekolah tingkat SMP sudah ada yang melaksanakan dan kami akan mendata kembali sekolah-sekolah yang akan dilakukan Vaksinasi.
Lurah Pasiran menyampaikan bahwa warga yang terkonfirmasi di Kelurahan Pasiran hingga September 2021 sebanyak 1.098 orang.
Untuk zona di Kelurahan Pasiran dalam zona kuning dan dari 60 Rt. terdapat 2 Rt yang masuk zona kuning.
“Kami dari Satgas Kelurahan Pasiran sudah melakukan pengecekan ke Sekolah sekolah terkait penerapan prokes dalam pembelajaran Tatap muka terbatas”, ujar Lurah.
