
Polres Singkawang Polsek Singkawang Barat Pada hari Kamis tanggal 24 Juni 2021 pukul 09.00 Wib s/d Wib, bertempat di Kantor Puskesmas Pembantu Kel. Kuala, beralamat di Jln. Yos Sudarso, Gg. Mathan Sibu, Rt 08 / Rw 03, Kelurahan Kuala, Kec. Singkawang Barat telah dilaksanakan Kegiatan Pelaksanaan Pelayanan KB Serentak Satu Juta Akseptor yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Singkawang.
Saat ini kita mengalami masa – masa sulit dalam mnghadapi pandemic covid 19, terutama para ibu – ibu yang berperan aktif dalam menjaga ksehatan di lingkunagan keluarga di rumah.
Setiap tanggal 29 Juni kita selalu memperingati hari Keluarga Nasional, dalam hal ini bukan hanya sekedar hari peringatan, melainkan kita harus instropeksi terhadap diri kita sendiri terhadap perhatian kita terhadap keluarga kita.
Hari keluarga nasional & pelayanan sejuta akseptor, bahwa provinsi Kalimantan Barat di targetkan penggunaannya sebanyak 29.679 Akseptor.
- Anak pada usia 1 – 2 tahun, harus mendapatkan perhatian yang sangat ekstra dari Ibu dan keluarganya.
Selama masa kehamilan ibu – ibu wajib untuk memeriksakan kesehatan & kandungannya sebanyak minimal 5 kali, kepada petugas kesehatan, seperti Puskesmas dan Posyandu terdekat.
Stunting dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak, dan stunting juga memiliki resiko lebih tinggi menderita penyakit dimasa dewasanya, Stunting ( pendek ) diukur berdasarkan panjang badan / tinggi badan menurut umur.
untuk kota singkawang bahwa bayi yang mengalami stunting di kota singkawang sebanyak 395 orang dan untuk wilayah singkawang barat 1 berjumlah 9 orang, sementara singkawang barat 2 berjumlah 59 orang.
Stunting dapat terjadi dikarenakan beberapa faktor yakni :
- Praktek Pengasuhan yang tidak baik
- Terbatasnya layanan kesehatan termasuk ANC ( Ante Natal Core ), Post Natal dan pembelajaran dini yang berkualitas
- Kurangnya akses ke Makanan bergizi
- Kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi
- Adapun ciri – ciri stunting yang di alami oleh bayi yakni :
- Pertumbuhan Melambat
- Wajah tampak lebih muda dari usianya
- Pertumbuhan gigi terlambat
- Performa buruk pada tes perhatian dan memori belajar
- Tanda Pubertas terlambat
- Usia 8 – 10 thn anak menjadi pendiam dan tidak banyak melakukan eye contact
Stunting dapat di cegah dengan melakukan cara – cara sebagai berikut :
- Ibu hamil dapat mendapat tablet penambah darah, minimal 10 tablet selama kehamilan
- Pemberian makanan tambahan ibu hamil
- Pemenuhan Gizi
- Persalinan dengan dokter atau bidan yang ahli
- Inisiasi menyusui dini
- Berikan Asi eklusif pada bayi hingga usia 6 bulan
- Berikan imunisasi dasar lengkap & Vitamin A
- Lakukan perilaku hidup bersih dan sehat
Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut :
1) Haidirin, Sh / Perwakilan BKKBN Prov. Kal – Bar
2) Rindar Prihartono, S.pd, MPH / Mewakili Kadis Kesehatan & KB Kota Singkawang
3) Drs. Andhayanti, M.si / Kabid Pengendalian Penduduk dan KB Dinkes Singkawang
4) Rosilawati, Sst / Ketua IBI Singkawang
5) Yuli Wahyuni, M.si / Ketua PKK Kota Singkawang
6) Abi Hurairah, Sip / Lurah Kuala
7) Aipda Anton. A / Bhabinkamtibmas Kel. Kuala
8) Serda Abu Manto / Babinsa Kel. Kuala
Dalam Kegiatan tersebut di ikuti oleh warga kel. Kuala kurang lebih sekitar 20 orang dan dalam pelaksanaan kegiatan menerapkan Protokol Kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

