KAPOLSEK SINGKAWANG SELATAN MELAKSANAKAN HIMBAUAN DAN PEMBERIAN BANSOS KEPADA PARA TATUNG DI KELURAHAN SEDAU.

264

Polda Kalbar Polres Singkawang Polsek Singkawang Selatan. Pada hari Kamis tanggal 4 Pebruari 2021
Kapolsek Singkawang Selatan bersama Kasihumas Ipda Akhmadi, Ps. Kanit Intelkam Aiptu Agus Jatmika,Ps. Kanit Reskrim aiptu M.T. Sinurat,S.H,Bhabinkamtibmas Kelurahan Sedau Aiptu Rahman Widodo ,Bhabinkamtibmas Kelurahan Sijangkung Bripka Fransiskus Herianto dan Anggota Reskrim Polsek Singkawang Selatan serta Babinsa Sedau melaksanakan kegiatan memberikan himbauan dan memberikan Bansos berupa Sembako kepada para tatung yang ada di Kecamatan Singkawang Selatan khususnya di Kelurahan Sedau. Sesuai SE Gubernur Kalimantan Barat Nomor : 443.1/0111 TAHUN 2021 tentang Pembatasan kegiatan masyarakat dan Pelarangan sementara perayaan Cap Go Meh untuk pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 (Covid19) di Provinsi Kalimantan Barat.

Adapun alamat tatung yang diberikan himbauan yaitu Jalan Tanjung Batu Dalam Kopisan Gg. Cetya Rt. 12 Rw. 03 Kelurahan Sedau Kecamatan Singkawang selatan dan Jalan Latsitarda Rt. 16 Rw. 04 Kelurahan Sedau Kecamatan Singkawang Selatan.

Adapun himbauan yang disampaikan oleh Kapolsek Singkawang Selatan Iptu Ronald Deny Napitupulu,S.H,M.H yaitu Pelarangan sementara kegiatan Pawai tatung, cuci jalan, pawai naga, dan sejenisnya yang dapat mengundang keramaian / kerumunan dalam rangka perayaan Cap Go Meh di Kecamatan Singkawang Selatan Kota Singkawang, Agar selalu mematuhi protokol kesehatan selama menjalankan ibadah perayaan imlek 2572 tahun 2021.Agar para tatung mengatur jumlah pengunjung tempat ibadah pada saat pelaksanaan ibadah agar tidak terjadi kerumunan dalam rangka meminimalisir dan mencegah penyebaran corona virus disease 2019 (Covid19) di Kec. Singkawang Selatan dan Selalu menjaga keamanan dan ketertiban dalam melaksanakan ibadah perayaan imlek 2572 tahun 2021.

Selama pelaksanaan himbauan para tatung dapat memahami dan mengerti tentang situasi saat ini yang mana di masa Pandemi covid-19 ini masih ada warga masyarakat yang kurang mengerti.